Rabu, 16 September 2015

Pengertian Usaha Kecil

Usaha kecil didefinisikan berbeda-beda menurut sudut pandang masing–masing orang yang mendefinisikan, ada yang melihat dari modal usaha, penjualan dan bahkan jumlah tenaga kerja yang dimiliki. Tetapi pada dasarnya prinsipnya adalah sama.M. Tohar mendefinisikan perusahaan kecil adalah sebagai berikut Usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil, dan memenuhi kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan serta kepemilikan sebagaimana diatur dalam undang-undang (Tohar, 2001:1).Menurut Ina Primiana mendefinisikan usaha kecil adalah sebagai berikut (Primiana, 2009:11):
  1. Pengembangan empat kegiatan ekonomi utama (core business) yang menjadi motor penggerak pembangunan, yaitu agribisnis, industri manufaktur, sumber daya manusia (SDM), dan bisnis kelautan.
  1. Pengembangan kawasan andalan, untuk dapat mempercepat pemulihan perekonomian melalui pendekatan wilayah atau daerah, yaitu dengan pemilihan wilayah atau daerah untuk mewadahi program prioritas dan pengembangan sektor-sektor dan potensi.
  1. Peningkatan upaya-upaya pemberdayaan masyarakat.
Sedangkan Financial Accounting Standard Board (FASB) dalam Ahmed Riahi Balkaoui, mendefinisikan perusahaan kecil sebagai berikut: Sebuah perusahaan kecil yang operasinya relatif kecil, biasanya dengan pendapatan total kurang dari $5 juta. Perusahaan itu umumnya (a). dikelola oleh pemilik sendiri, (b) memiliki beberapa pemilik lain, jika ada, (c) semua pemilik secara aktif terlibat dalam menjalankan urusan-urusan perusahaan kecuali mungkin anggota keluarga tertentu, (d) jarang terjadi pemindahan hak kepemilikan, dan (e) memiliki struktur modal yang sederhana (Balkaoui, 2000:50).Menurut M. Kwartono Adi mendefinisikan usaha kecil adalah sebagai berikut: Usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000,- tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau yang memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 1.000.000.000,- dan milik Warga Negara Indonesia (Adi, 2007:12).Zulkarnain mendefinisikan pengertian usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang memenuhi kriteria sebagai (Zulkarnain, 2006:125):
  1. Usaha yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200 juta rupiah, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
  1. Usaha yang memiliki penjualan tahunan paling banyak Rp 1 miliar rupiah.
  1. Usaha yang berdiri sendiri, bukan perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai,atau terafiliasi, baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha menengah atau skala besar.
  1. Berbentuk badan usaha yang dimiliki perseorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum, termasuk koperasi.

Selasa, 15 September 2015

Tujuan usaha kecil

 Pada dasarnya tujuan utama menjalankan usaha kecil sama dengan tujuan perusahaan besar untuk memperoleh laba dan dan menjaga kelangsungan pertumbuhan usaha dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Tujuan utama usaha kecil dicapai dengan cara melakukan kegiatan penyediaan barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat. Agar tujuan tersebut dapat tercapai secara efisien dan efektif, maka kegiatan-kegiatan usaha kecil perlu dikelola. Pengelolaan itu memerlukan proses yang kita kenal dengan proses manajemen. Fungsi manajemen atau kegiatan yang saling terkait satu sama lain itu adalah.

         1. Perencanaan (planning)
         2. Pengorganisasian (organizing)
         3. Pengarahan (actuating)
         4. Pengendalian (controlling

Keunggulan dan Kelemahan Usaha Kecil dan Menengah

Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Usaha Kecil dibandingkan dengan usaha besar (Partomo dan Rachman, 2002) antara lain:

1.Inovasi dalam teknologi yang dengan mudah terjadi dalam pengembangan produk.2.Hubungan kemanusiaan yang akrab di dalam perusahaan kecil3.Fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar yang berubah dengan cepat dibandingkan dengan perusahaan berskala besar yang pada umumnya birokratis4.Terdapat dinamisme manajerial dan peranan kewirausahaan.Kelemahan yang dimiliki Usaha Kecil dan Menengah (UKM) (Tambunan, 2002) adalah:1.Kesulitan pemasaranHasil dari studi lintas Negara yang dilakukan oleh James dan Akarasanee (1988) di sejumlah Negara ASEAN menyimpulkan salah satu aspek yang terkait dengan masalah pemasaran yang umum dihadapi oleh pengusaha UKM adalah tekanan-tekanan persaingan, baik dipasar domestik dari produk-produk yang serupa buatan pengusaha-pengusaha besar dan impor, maupun dipasar ekspor. 2.Keterbatasan finansialUKM di Indonesia menghadapi dua masalah utama dalam aspek finansial antara lain: modal (baik modal awal maupun modal kerja) dan finansial jangka panjang untuk investasi yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan output jangka panjang.3.Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM)Keterbatasan sumber daya manusia juga merupakan salah satu kendala serius bagi UKM di Indonesia, terutama dalam aspek-aspek kewirausahaan, manajemen, teknik produksi, pengembangan produk, control kualitas, akuntansi, mesin-mesin, organisasi, pemprosesan data, teknik pemasaran, dan penelitian pasar. Semua keahlian tersebut sangat diperlukan untuk mempertahankan atau memperbaiki kualitas produk, meningkatkan efisiensi dan produktifitas dalam produksi, memperluas pangsa pasar dan menembus pasar baru.4.Masalah bahan bakuKeterbatasan bahan baku dan input-input lain juga sering menjadi salah satu masalah serius bagi pertumbuhan output atau kelangsungan produksi bagi UKM di Indonesia. Terutama selama masa krisis, banyak sentra-sentra Usaha Kecil dan Menengah seperti sepatu dan produk-produk textile mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku atau input lain karena harganya dalam rupiah menjadi sangat mahal akibat depresiasi nilai tukar terhadap dolar AS.5.Keterbatasan teknologiBerbeda dengan Negara-negara maju, UKM di Indonesia umumnya masih menggunakan teknologi tradisonal dalam bentuk mesin-mesin tua atau alat-alat produksi yang sifatnya manual. Keterbelakangan teknologi ini tidak hanya membuat rendahnya jumlah produksi dan efisiensi di dalam proses produksi, tetapi juga rendahnya kualitas produk yang dibuat serta kesanggupan bagi UKM di Indonesia untuk dapat bersaing di pasar global.Keterbatasan teknologi disebabkan oleh banyak faktor seperti keterbatasan modal investasi untuk membeli mesin-mesin baru, keterbatasan informasi mengenai perkembangan teknologi, dan keterbatasan sumber daya manusia yang dapat mengoperasikan mesin-mesin baru.

strategi memasarkan usaha kecil


Berikut beberapa cara untuk mengoptimalkan pemasaran dengan anggaran terbatas :
  1. Bekerjasama dengan pengusaha atau rekan Anda untuk pemasangan iklan
  2. Mencoba mengirimkan penawaran produk kepada pelanggan serta memberikan potongan harga untuk paket pembelian tertentu.
  3. Perkenalkan produk dan usaha Anda melalui media gratis, hal ini akan membantu pencarian para konsumen tentang produk yang Anda tawarkan. Misalnya saja publikasi melalui internet.
  4. Libatkan lingkungan yang ada disekitar usaha Anda, dalam salah satu kegiatan yang usaha Anda laksanakan. Ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara publikasi gratis kepada masyarakat sekitar.
Selain itu beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun strategi pemasaran untuk usaha kecil yaitu sebagai berikut :
1. Konsistensi
Dengan adanya konsistensi terhadap semua area marketingnya, dapat membantu mengurangi biaya marketing dan meningkatkan efektivitas penciptaan merek.
2. Perencanaan
Perencanaan konsep marketing yang akan dijalankan usaha kecil sangat mempengaruhi banyaknya pelanggan yang diperoleh. Oleh karena itu luangkan waktu untuk merencanakanstrategi marketing, anggaran marketing, serta konsep lainnya yang berhubungan dengan pemasaran.
3. Strategi
Strategi merupakan dasar untuk kelanjutan kegiatan marketing yang telah direncanakan, misalnya siapa target pasar, bagaimana usaha kecil membidik pelanggan, dan bagaimana cara menjaga konsumen yang ada sebagai pelanggan tetap.
4. Target Market
Mendefinisikan secara tepat pangsa pasar yang dituju, dengan memilih satu atau lebih dari segmen pasar yang akan dimasuki. Target pasar yang jelas akan membuat konsep marketing lebih mudah dilaksanakan.
5. Anggaran
Menghitung anggaran marketing merupakan bagian yang berat dan membutuhkan keakuratan hasil hitungan. Dari anggaran yang dibuat, dapat dipersipkan dana yang akan dibutuhkan untuk pemasaran. Biasanya usaha kecil membuat anggaran dengan tidak terlalu akurat, sehingga terjadi pemborosan.
6. Marketing Mix
Marketing mix biasanya dijelaskan sebagai produk, harga, tempat, dan promosi. Sebagai pengusaha kecil, perlu memutuskan dengan spesifik produk (atau jasa), harga yang sesuai, dimana dan bagaimana Anda akan mendistribusikan produk Anda, dan bagaimana orang lain dapat mengetahui tentang produk yang ditawarkan.
7. Website
Saat ini bisnis apapun termasuk usaha kecil usahakan memiliki website, karena hampir 60% konsumen datang dari informasi dari internet. Sehingga informasi produk melalui website pun sangat mendukung peningkatan jumlah pelanggan yang tertarik dengan produk Anda.
8. Branding
Branding adalah bagaimana konsumen menerima produk dan perusahaan yang membuat produk tersebut. Terkadang usaha kecil selalu melupakan kebutuhan brand atau pengenalan gambar, logo, bahkan produk yang usaha kecil hasilkan.
9. Promosi dan iklan
Promosi dan iklan merupakan konsep marketing yang harus dipertimbangkan pada berbagai bsnis dan produk, termasuk pada usaha kecil. Promosi dan iklan yang baik akan menghasilkan pengakuan brand yang efektif  hingga mampu meningkatkan penjualan.
10. Customer Relationship Management
Pengelolaan hubungan dengan pelanggan yang tepat menjadi salah satu hal penting untuk menciptakan konsumen yang loyal dan konsisten. Misalnya saja dengan membuat kartu membership, dan memberikan potongan harga tertentu bagi para member.
Ingat, bahkan sebuah usaha bisa hancur jika strategi pemasaran yang diterapkan tidak tepat. Oleh karena itu, review kembali konsep pemasaran dan rencana strategi pemasaran Anda, agar usaha Anda dapat berkembang lebih cepat dan tepat.

Rabu, 19 Agustus 2015

Mengelola Keuangan usaha kecil


1. Gaji diri Anda sendiri
           Jika Anda adalah pemilik sekaligus pekerja dalam usaha Anda sendiri, beri upah/gaji diri Anda sendiri. Besarnya adalah 10% dari omset. Jika Anda mempunyai karyawan maka total gaji Anda + karyawan tetap 10% dari omset.

2. Sisihkan 1% bahan baku produk setiap hari
            Misal Anda buka warung makanan, sisihkan sedikit beras, minyak goreng,minyak tanah dll. Kumpulkan hingga dalam jumlah tertentu. Lalu beli sendiri bahan tsb dengan harga pasar.

3. Bagi laba bersih menjadi 3 bagian:
            a. 1/3 untuk menambah modal
            b. 1/3 simpan untuk menjaga jika ada pengeluaran (perusahaan)     mendadak
             c. 1/3 simpan untuk jangka waktu 1 tahun, ambil sebagian untuk mengembangkan usaha Anda.

4. Jangan pernah menggunakan uang usaha kecil Anda
 
               Untuk kepentingan pribadi gunakan gaji Anda. Jika gaji Anda dirasa kurang maka Anda harus mencari tambahan diluar bukan mengambil uang perusahaan.

5. Disiplin!
 
                Ingat usaha Anda selama ini akan gagal total jika Anda tidak memegang teguh prinsip disiplin.

Mengelola administrasi usaha


download
                 
               Administrasi adalah suatu alat umum yang menggerakkan sekelompok manusia termasuk peralatan,perlengkapan dan fasilitas yang bekerja sama dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan.
              Pengelolaan usaha dan kelengkapannya serta pemeliharaan buku-buku administrasi sangat penting untuk kegiatan dan pengembangan usaha.                                  Selanjutnya agar wirausaha berhasil mengelola usahanya maka ia harus memahami dan melaksanakan unsure-unsur bidang administrasi yang meliputi hal-hal berikut:


1. Pengorganisasian (organizing)                                                                            Pengorganisasian adalah serangkaian perbuatan untuk menyusun kerangka yang akan dijadikan wadah bagisemua kegiatan dalam usaha kerjasama unutk mencapai tujuan tertentu

2. Keuangan (financial)
Keuangan adalah serangakaian perbuatan unutk mengelola segi-segi keuangan usaha, terutama dalam hal perbelanjaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan dalam usaha kerjasama

3. Manajemen (management)
Manajemen adalah serangkaian perbuatan yang berfungsi untuk merencanakan,mengorganisasikan,memimpin,menggerakkan dan mengawasi sekelompok orang yang dan mengarahkan segenap fasilitas kerja agar tujuan usaha kerja sama yang telah ditentukan dapat dicapai dengan baik

4. Kepegawaian (personalia)                                                                                       Kepegawaian adalah serangkaian perbuatan untuk mengatur dan mengurus tenaga kerja yang dibutuhkan dalam usaha kerja sama. Masalah ini dapat dilaksanakan sejak penerimaan (recruitment) sampai penggajian,promosi,mutasi,insentif,hukuman dan pensiunan

5. Perbekalan (logistic)
perbekalan adalah serangkaian perbuatan dengan mengadakan atau mengatur pemakaian,mendaftar dan memelihara perlengkapan dalam usaha kerjasama

6. Ketatausahaan (recording)
Ketatausahaan adalah serangkain perbuatan untuk menghimpun, mencatat,mengolah,menggandakan,menyimpan serta mengirim keterangan yang dibutuhkan dalam kerjasama

7. Tata hubungan (relationship)
Tata hubungan adalah serangakaian perbuatan untuk menyampaikan berita yang berupa informasi usaha,program dan gagasan baik secara lisan maupun tulisan kepada pihak lain yang sifatnya timbale balik dalam rangka kerja sama

8. Perwakilan atau humas (public relation)
Perwakilan atau humas adalah serangkain perbuatan unutk menciptakan hubungan baik yang didukung masyarakat sekelilingnya terhadap usaha kerjasama
Pengelolaan admiistrasi usaha harus diatur sedemikian rupa dengan menetapkan prosedur administrasi usaha. Prosedur administrasi usaha merupakan pedoman yang menunjukkan pemilihan cara bertindak dan berhubungan dengan kegiatan usaha. 


                                           Administrasi dalam usaha kecil
Dalam usaha kecil, administrasinya meliputi hal-hal berikut
a. Pencatatan produksi dan pengadaan barang diantaranya berikut:
      1) Pencatatan produksi barang
      2) Pencatatan produksi barang
      3) Pencatatan pembelian barang dan pengarsipan faktur
      4) Pengurusan retur dan klaim
      5) Pembuatan surat pesanan atau order pembelian barang
b. Pencatatan produksi dan barang dagangan diantaranya sebagai berikut
       1) Pencatatan produksi barang
       2) Pencatatan retur dan klaim
       3) Pencatatan penerimaan pesanan atau orde dari pelanggan
       4) Pencatatan penerimaan pembayaran
       5) Pencatatan persediaan barang
       6) Pembuatan nota atau faktur
       7) Pembuatan surat jalan pengiriman barang
       8) Pelaksanaan penagih

               Disamping adanya peralatan dan perlengkapan perusahaan perlu mempersiapkan perangkat administrasi berupa formulir,kartu atau buku unutk mencatat atau membuat dokumen diantaranya sebagai berikut:
       1) Buku produksi
       2) Buku penjualan
       3) Buku penerimaan khas
       4) Buku piutang
       5) Buku voucher
       6) Faktur penjualan
       7) Kuitansi
       8) Surat jalan dan sebagainya
               Didalam suatu usaha, administrasinya dapat dilakukan sendiri atau dilakukan dalam suatu bagian dan dilengkapi dengan buku berikut:
  • 1) Buku keuangan 
  • 2) Buku pembelian tunai
  • 3) Buku pembelian kredit
  • 4) Buku utang
  • 5) Buku pergudangan
  • 6) Buku persediaan barang
  • 7) Buku voucher
  • 8) Buku kepegawaian
  • 9) Buku pemasaran dan penjualan

Senin, 10 Agustus 2015

Strategi memasarkan produksi usaha kecil

1. Konsistensi         

     Dengan adanya konsistensi terhadap semua area marketingnya, dapat membantu mengurangi biaya marketing dan meningkatkan efektivitas penciptaan merek.

2. Perencanaan 

        Perencanaan konsep marketing yang akan dijalankan usaha kecil sangat mempengaruhi banyaknya pelanggan yang diperoleh. Oleh karena itu luangkan waktu untuk merencanakan strategi marketing, anggaran marketing, serta konsep lainnya yang berhubungan dengan pemasaran.

3. Strategi       

          Strategi merupakan dasar untuk kelanjutan kegiatan marketing yang telah direncanakan, misalnya siapa target pasar, bagaimana usaha kecil membidik pelanggan, dan bagaimana cara menjaga konsumen yang ada sebagai pelanggan tetap.

4. Target Market        

           Mendefinisikan secara tepat pangsa pasar yang dituju, dengan memilih satu atau lebih dari segmen pasar yang akan dimasuki. Target pasar yang jelas akan membuat konsep marketing lebih mudah dilaksanakan.

5. Anggaran          

       Menghitung anggaran marketing merupakan bagian yang berat dan membutuhkan keakuratan hasil hitungan. Dari anggaran yang dibuat, dapat dipersipkan dana yang akan dibutuhkan untuk pemasaran. Biasanya usaha kecil membuat anggaran dengan tidak terlalu akurat, sehingga terjadi pemborosan.

6. Marketing Mix      

           Marketing mix biasanya dijelaskan sebagai produk, harga, tempat, dan promosi. Sebagai pengusaha kecil, perlu memutuskan dengan spesifik produk (atau jasa), harga yang sesuai, dimana dan bagaimana Anda akan mendistribusikan produk Anda, dan bagaimana orang lain dapat mengetahui tentang produk yang ditawarkan.

7. Website         

             Saat ini bisnis apapun termasuk usaha kecil usahakan memiliki website, karena hampir 60% konsumen datang dari informasi dari internet. Sehingga informasi produk melalui website pun sangat mendukung peningkatan jumlah pelanggan yang tertarik dengan produk Anda.

8. Branding          

           Branding adalah bagaimana konsumen menerima produk dan perusahaan yang membuat produk tersebut. Terkadang usaha kecil selalu melupakan kebutuhan brand atau pengenalan gambar, logo, bahkan produk yang usaha kecil hasilkan.

9. Promosi dan iklan         

     Promosi dan iklan merupakan konsep marketing yang harus dipertimbangkan pada berbagai bsnis dan produk, termasuk pada usaha kecil. Promosi dan iklan yang baik akan menghasilkan pengakuan brand yang efektif  hingga mampu meningkatkan penjualan.

10. Customer Relationship Management      

                Pengelolaan hubungan dengan pelanggan yang tepat menjadi salah satu hal penting untuk menciptakan konsumen yang loyal dan konsisten. Misalnya saja dengan membuat kartu membership, dan memberikan potongan harga tertentu bagi para member.Ingat, bahkan sebuah usaha bisa hancur jika strategi pemasaran yang diterapkan tidak tepat. Oleh karena itu, review kembali konsep pemasaran dan rencana strategi pemasaran Anda, agar usaha Anda dapat berkembang lebih cepat dan tepat.