Rabu, 19 Agustus 2015

Mengelola Keuangan usaha kecil


1. Gaji diri Anda sendiri
           Jika Anda adalah pemilik sekaligus pekerja dalam usaha Anda sendiri, beri upah/gaji diri Anda sendiri. Besarnya adalah 10% dari omset. Jika Anda mempunyai karyawan maka total gaji Anda + karyawan tetap 10% dari omset.

2. Sisihkan 1% bahan baku produk setiap hari
            Misal Anda buka warung makanan, sisihkan sedikit beras, minyak goreng,minyak tanah dll. Kumpulkan hingga dalam jumlah tertentu. Lalu beli sendiri bahan tsb dengan harga pasar.

3. Bagi laba bersih menjadi 3 bagian:
            a. 1/3 untuk menambah modal
            b. 1/3 simpan untuk menjaga jika ada pengeluaran (perusahaan)     mendadak
             c. 1/3 simpan untuk jangka waktu 1 tahun, ambil sebagian untuk mengembangkan usaha Anda.

4. Jangan pernah menggunakan uang usaha kecil Anda
 
               Untuk kepentingan pribadi gunakan gaji Anda. Jika gaji Anda dirasa kurang maka Anda harus mencari tambahan diluar bukan mengambil uang perusahaan.

5. Disiplin!
 
                Ingat usaha Anda selama ini akan gagal total jika Anda tidak memegang teguh prinsip disiplin.

Mengelola administrasi usaha


download
                 
               Administrasi adalah suatu alat umum yang menggerakkan sekelompok manusia termasuk peralatan,perlengkapan dan fasilitas yang bekerja sama dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan.
              Pengelolaan usaha dan kelengkapannya serta pemeliharaan buku-buku administrasi sangat penting untuk kegiatan dan pengembangan usaha.                                  Selanjutnya agar wirausaha berhasil mengelola usahanya maka ia harus memahami dan melaksanakan unsure-unsur bidang administrasi yang meliputi hal-hal berikut:


1. Pengorganisasian (organizing)                                                                            Pengorganisasian adalah serangkaian perbuatan untuk menyusun kerangka yang akan dijadikan wadah bagisemua kegiatan dalam usaha kerjasama unutk mencapai tujuan tertentu

2. Keuangan (financial)
Keuangan adalah serangakaian perbuatan unutk mengelola segi-segi keuangan usaha, terutama dalam hal perbelanjaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan dalam usaha kerjasama

3. Manajemen (management)
Manajemen adalah serangkaian perbuatan yang berfungsi untuk merencanakan,mengorganisasikan,memimpin,menggerakkan dan mengawasi sekelompok orang yang dan mengarahkan segenap fasilitas kerja agar tujuan usaha kerja sama yang telah ditentukan dapat dicapai dengan baik

4. Kepegawaian (personalia)                                                                                       Kepegawaian adalah serangkaian perbuatan untuk mengatur dan mengurus tenaga kerja yang dibutuhkan dalam usaha kerja sama. Masalah ini dapat dilaksanakan sejak penerimaan (recruitment) sampai penggajian,promosi,mutasi,insentif,hukuman dan pensiunan

5. Perbekalan (logistic)
perbekalan adalah serangkaian perbuatan dengan mengadakan atau mengatur pemakaian,mendaftar dan memelihara perlengkapan dalam usaha kerjasama

6. Ketatausahaan (recording)
Ketatausahaan adalah serangkain perbuatan untuk menghimpun, mencatat,mengolah,menggandakan,menyimpan serta mengirim keterangan yang dibutuhkan dalam kerjasama

7. Tata hubungan (relationship)
Tata hubungan adalah serangakaian perbuatan untuk menyampaikan berita yang berupa informasi usaha,program dan gagasan baik secara lisan maupun tulisan kepada pihak lain yang sifatnya timbale balik dalam rangka kerja sama

8. Perwakilan atau humas (public relation)
Perwakilan atau humas adalah serangkain perbuatan unutk menciptakan hubungan baik yang didukung masyarakat sekelilingnya terhadap usaha kerjasama
Pengelolaan admiistrasi usaha harus diatur sedemikian rupa dengan menetapkan prosedur administrasi usaha. Prosedur administrasi usaha merupakan pedoman yang menunjukkan pemilihan cara bertindak dan berhubungan dengan kegiatan usaha. 


                                           Administrasi dalam usaha kecil
Dalam usaha kecil, administrasinya meliputi hal-hal berikut
a. Pencatatan produksi dan pengadaan barang diantaranya berikut:
      1) Pencatatan produksi barang
      2) Pencatatan produksi barang
      3) Pencatatan pembelian barang dan pengarsipan faktur
      4) Pengurusan retur dan klaim
      5) Pembuatan surat pesanan atau order pembelian barang
b. Pencatatan produksi dan barang dagangan diantaranya sebagai berikut
       1) Pencatatan produksi barang
       2) Pencatatan retur dan klaim
       3) Pencatatan penerimaan pesanan atau orde dari pelanggan
       4) Pencatatan penerimaan pembayaran
       5) Pencatatan persediaan barang
       6) Pembuatan nota atau faktur
       7) Pembuatan surat jalan pengiriman barang
       8) Pelaksanaan penagih

               Disamping adanya peralatan dan perlengkapan perusahaan perlu mempersiapkan perangkat administrasi berupa formulir,kartu atau buku unutk mencatat atau membuat dokumen diantaranya sebagai berikut:
       1) Buku produksi
       2) Buku penjualan
       3) Buku penerimaan khas
       4) Buku piutang
       5) Buku voucher
       6) Faktur penjualan
       7) Kuitansi
       8) Surat jalan dan sebagainya
               Didalam suatu usaha, administrasinya dapat dilakukan sendiri atau dilakukan dalam suatu bagian dan dilengkapi dengan buku berikut:
  • 1) Buku keuangan 
  • 2) Buku pembelian tunai
  • 3) Buku pembelian kredit
  • 4) Buku utang
  • 5) Buku pergudangan
  • 6) Buku persediaan barang
  • 7) Buku voucher
  • 8) Buku kepegawaian
  • 9) Buku pemasaran dan penjualan

Senin, 10 Agustus 2015

Strategi memasarkan produksi usaha kecil

1. Konsistensi         

     Dengan adanya konsistensi terhadap semua area marketingnya, dapat membantu mengurangi biaya marketing dan meningkatkan efektivitas penciptaan merek.

2. Perencanaan 

        Perencanaan konsep marketing yang akan dijalankan usaha kecil sangat mempengaruhi banyaknya pelanggan yang diperoleh. Oleh karena itu luangkan waktu untuk merencanakan strategi marketing, anggaran marketing, serta konsep lainnya yang berhubungan dengan pemasaran.

3. Strategi       

          Strategi merupakan dasar untuk kelanjutan kegiatan marketing yang telah direncanakan, misalnya siapa target pasar, bagaimana usaha kecil membidik pelanggan, dan bagaimana cara menjaga konsumen yang ada sebagai pelanggan tetap.

4. Target Market        

           Mendefinisikan secara tepat pangsa pasar yang dituju, dengan memilih satu atau lebih dari segmen pasar yang akan dimasuki. Target pasar yang jelas akan membuat konsep marketing lebih mudah dilaksanakan.

5. Anggaran          

       Menghitung anggaran marketing merupakan bagian yang berat dan membutuhkan keakuratan hasil hitungan. Dari anggaran yang dibuat, dapat dipersipkan dana yang akan dibutuhkan untuk pemasaran. Biasanya usaha kecil membuat anggaran dengan tidak terlalu akurat, sehingga terjadi pemborosan.

6. Marketing Mix      

           Marketing mix biasanya dijelaskan sebagai produk, harga, tempat, dan promosi. Sebagai pengusaha kecil, perlu memutuskan dengan spesifik produk (atau jasa), harga yang sesuai, dimana dan bagaimana Anda akan mendistribusikan produk Anda, dan bagaimana orang lain dapat mengetahui tentang produk yang ditawarkan.

7. Website         

             Saat ini bisnis apapun termasuk usaha kecil usahakan memiliki website, karena hampir 60% konsumen datang dari informasi dari internet. Sehingga informasi produk melalui website pun sangat mendukung peningkatan jumlah pelanggan yang tertarik dengan produk Anda.

8. Branding          

           Branding adalah bagaimana konsumen menerima produk dan perusahaan yang membuat produk tersebut. Terkadang usaha kecil selalu melupakan kebutuhan brand atau pengenalan gambar, logo, bahkan produk yang usaha kecil hasilkan.

9. Promosi dan iklan         

     Promosi dan iklan merupakan konsep marketing yang harus dipertimbangkan pada berbagai bsnis dan produk, termasuk pada usaha kecil. Promosi dan iklan yang baik akan menghasilkan pengakuan brand yang efektif  hingga mampu meningkatkan penjualan.

10. Customer Relationship Management      

                Pengelolaan hubungan dengan pelanggan yang tepat menjadi salah satu hal penting untuk menciptakan konsumen yang loyal dan konsisten. Misalnya saja dengan membuat kartu membership, dan memberikan potongan harga tertentu bagi para member.Ingat, bahkan sebuah usaha bisa hancur jika strategi pemasaran yang diterapkan tidak tepat. Oleh karena itu, review kembali konsep pemasaran dan rencana strategi pemasaran Anda, agar usaha Anda dapat berkembang lebih cepat dan tepat.